Cerita Fabel - Kancil dan Buaya
Namun sang Buaya sudah bersiap-siap memangsa, bahkan Buaya sudah memanggil teman temanya yang lain untuk mengadakan pesta memakan bersama-sama hewan buruannya yaitu si Kancil. Namun Kancil sudah memikirkan sebuah ide “Tunggu,,, baiklah aku rela menjadi santapan kalian, tapi satu permintaanku, hendaknya daging ku yang lezat ini tidak menjadi rebutan diantara kalian, aku ingin membaginya dengan rata.” Namun Buaya berkilah “ Oh,, tentu-tentu kami selalu berbagi dengan adil bila mendpat makanan hahahaha” Namun si Kancil membujuk Buaya. “Namun aku tidak yakin kalian bisa melakukan dengan adil, kalau kalian tidak keberatan aku bisa mengajari kalian, bagimana melakukan pembagian dengan rata” . Dengan bodohnya Buaya itu menyetujui ide sikancil “Oke, aku setuju cil, itung-itung aku bisa belajar berhitung dari mu”Si Kancilpun menyuruh para Buaya untuk berbaris dengan rapi, dengan mudahnya mereka menuruti kemauan si Kancil. Pemimpin Buaya itu pun melepaskan cengkaraman nya dan mulai ikut berbaris, terang saja si Kancil dengan mudah melompati para Buaya yang berbaris itu hingga sampai disebrang sungai “Buaya yang baik terima kasih bantuanya, aku tidak menyangka kalian bisa menjadi jembatan penyebrangan ku yang baik” dan sekali lagi buaya tertipu daya oleh kancil.
Kancilpun melanjutkan perjalanan kedalam hutan dengan riang gembira. Sedang buaya menyesal dan marah besar karena sudah tertipu dengan Kancil dan mempercayai kata-kata kancil, para Buaya pun saling bertengkar.